Ojol dan Komunitas Motor Dilibatkan Jadi “Sensor Keamanan”, Polres Takalar Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

TAKALAR| SNIPERTUNTAS.COM-Lapangan apel Polres Takalar, Rabu pagi, 11 Februari 2026, tampak berbeda. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dan anggota komunitas motor berdiri sejajar dengan personel kepolisian dalam Apel Ojol Polantas Menyapa Polres Takalar “Mappatabe”. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita itu menjadi simbol penguatan sinergitas antara kepolisian dan elemen masyarakat jalanan dalam menjaga harkamtibmas di Kabupaten Takalar.

Apel dipimpin Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.Si. sebagai pimpinan apel, dengan AKP Muyadi, S.Sos., M.H. (Kasat Lantas) selaku perwira apel, serta IPDA Susanto, S.H. (Kanit Laka Sat Lantas) sebagai komandan apel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar Abd. Salam Gau, Pimpinan PT Jasa Raharja Kabupaten Takalar Andi Abd. Gafur M.S., S.E., Kabag Ops Kompol Abd. Halim, S.Sos., M.AP., Kabag Log Kompol Zeim Arman, S.E., M.M., para kasat jajaran Polres Takalar, serta seluruh personel.

Peserta apel terdiri atas satu peleton Sat Lantas, satu peleton gabungan staf, satu peleton Samapta, satu peleton gabungan Sat Intelkam dan Sat Reskrim, serta satu peleton gabungan ojol dan komunitas motor Kabupaten Takalar.

Kegiatan ditandai dengan pemasangan pin Ojol Kamtibmas oleh pimpinan apel sebagai bentuk simbolis pengukuhan peran pengemudi ojol dan komunitas motor sebagai mitra strategis kepolisian di lapangan.

Dalam amanatnya, Kompol Alauddin Torki mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi menjaga kondusivitas wilayah. Ia menyampaikan rasa bangganya dapat berdiri di hadapan para pengemudi ojol dan komunitas motor yang dinilainya bukan sekadar pencari nafkah, tetapi juga elemen penting dalam sistem keamanan daerah.

“Rekan-rekan bukan sekadar pejuang nafkah bagi keluarga. Kalian adalah elemen penting dari keamanan Sulawesi Selatan, terkhusus Takalar. Personel Polri saat ini jumlahnya terbatas. Namun dengan keberadaan rekan-rekan yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan dan tersebar di setiap sudut jalan, rekan-rekan adalah ‘sensor keamanan’ yang paling efektif dan mitra strategis kamtibmas bagi kami,” ujar Alauddin.

Menurutnya, para pengemudi ojol dan komunitas motor kerap menjadi pihak pertama yang menyaksikan langsung gangguan kamtibmas, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga potensi tindak kriminal seperti peredaran narkoba, begal, tawuran, dan kejahatan jalanan lainnya.

Karena itu, melalui apel kamtibmas tersebut, pihaknya mendorong agar komunikasi dan pelaporan dapat berjalan cepat dan tanpa keraguan. “Jangan sungkan untuk melapor, jangan takut untuk memberi informasi. Kami berjanji untuk selalu hadir memberikan perlindungan,” kata dia.

Ia juga menegaskan, apabila para pengemudi merasa tidak aman saat bekerja di jam-jam rawan, mereka dipersilakan merapat ke polsek atau pos polisi terdekat. “Kami adalah mitra Anda. Pintu kantor kami selalu terbuka untuk rekan-rekan semua,” ujarnya.

Apel Ojol Kamtibmas ini diharapkan menjadi langkah konkret membangun kemitraan partisipatif antara kepolisian dan masyarakat, khususnya pengguna jalan, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Takalar.

Asw-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List