TAKALAR| SNIPERTUNTAS. COM – Puluhan kepala desa se-Kabupaten Takalar menggelar silaturahmi di kediaman Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabirang, Kecamatan Pattallassang, Minggu (23/3/2026).
Rombongan kepala desa tersebut dipimpin oleh Ketua APDESI Takalar, Parawangsa Jabir, dan disambut langsung oleh Bupati Takalar dalam suasana hangat.
Ketua APDESI, Parawangsa Jabir, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tradisi silaturahmi selepas Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
“Silaturahmi dengan Pak Bupati ini adalah momen sesudah Lebaran Idulfitri,” ujar Parawangsa kepada media, Senin (24/3/2026).
Selain bersilaturahmi, Parawangsa menjelaskan bahwa para kepala desa turut mendiskusikan berbagai potensi desa yang ingin dikembangkan demi kemajuan Kabupaten Takalar.
“Kami juga mendiskusikan potensi di masing-masing desa yang ingin dikembangkan,” tutur Kepala Desa Kalekomara tersebut.
Menurut Parawangsa, Bupati Takalar menyambut baik gagasan para kepala desa. Sebagai tindak lanjut, direncanakan akan ada agenda khusus dalam waktu dekat.
“Insyaallah akhir April nanti, Pak Bupati akan menggelar kegiatan khusus bagi kepala desa di Rujab,” pungkasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah terus terjaga untuk mendorong pembangunan yang merata serta berkelanjutan di Kabupaten Takalar.
Sementara itu, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi intensif antara pemerintah desa dan daerah.
“Pemerintah desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, kita harus terus memperkuat sinergi, meningkatkan inovasi, dan menggali potensi desa agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Firdaus.
Bupati juga mendorong para kepala desa agar lebih proaktif mengembangkan program berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian, UMKM, hingga pariwisata desa.
Pertemuan yang berlangsung santai namun konstruktif ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam memajukan desa-desa di Takalar, sehingga mampu berkembang secara mandiri di tengah tantangan pembangunan ke depan. (uj)






















