Bupati Takalar “Guncang” Guangzhou: Bawa Potensi Pesisir ke Panggung Investasi Global

GUANGZHOU.CHINA –Di bawah sorot lampu panggung forum investasi internasional di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, tampil menjadi pusat perhatian. Dengan penuh percaya diri, ia membedah masa depan ekonomi Kabupaten Takalar di hadapan para pemodal global, Minggu (19/04/2026).

Bukan sekadar presentasi formal, Daeng Manye berhasil “menjual” narasi strategis tentang bagaimana sebuah daerah di pesisir Sulawesi Selatan bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia Timur.

Dalam paparannya, Bupati menekankan bahwa Takalar bukan lagi sekadar penghasil bahan mentah. Ia mengusung misi besar: Hilirisasi Sumber Daya Alam.

Sektor Kelautan & Perikanan: Menawarkan pusat pengolahan hasil laut modern.

Sektor Pertanian: Peluang investasi pada teknologi pasca-panen yang berstandar ekspor.

Kawasan Industri Pesisir: Pengembangan infrastruktur terpadu yang siap menampung manufaktur skala besar.

​”Kami tidak ingin hanya mengirim bahan mentah ke luar. Kami mengundang dunia untuk membangun nilai tambah di Takalar. Dengan teknologi Anda dan sumber daya kami, ini adalah kolaborasi yang saling menguntungkan,” tegas Daeng Manye dengan lugas.

Selain memamerkan kekayaan alam, Bupati yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang strategis ini menjamin keamanan dan kemudahan berbisnis di Takalar. Ia menegaskan bahwa birokrasi tidak akan menjadi penghalang bagi masuknya modal asing.

​”Pemerintah daerah siap memberikan karpet merah. Kami akan memfasilitasi setiap perizinan dan memberikan dukungan penuh agar investasi Anda tumbuh sehat di daerah kami,” tambahnya.

Kehadiran Bupati Takalar di Guangzhou bukan sekadar kunjungan kerja biasa. Ini adalah langkah agresif untuk menjemput bola di pasar internasional. Guangzhou, sebagai salah satu pusat manufaktur dan perdagangan terbesar di dunia, merupakan lokasi strategis untuk menjaring mitra yang memiliki teknologi tinggi dan jaringan pasar luas.

Dengan penampilan memukau ini, Kabupaten Takalar kini resmi masuk dalam radar pantauan investor China, membawa harapan baru bagi terbukanya lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di “Butta Panrannuangku.”

Lp: Arif. Uj

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List