TAKALAR|SNIPERTUNTAS.COM- Pemadaman listrik secara bergilir yang melanda wilayah Kabupaten Takalar dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir mulai mengikis pendapatan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebijakan pemadaman berkala ini dinilai sangat memberatkan para pengusaha kecil yang bergantung penuh pada pasokan arus listrik untuk menjalankan roda usaha harian mereka.
Keluhan tersebut disuarakan oleh sejumlah pemilik usaha lokal yang merasa operasional harian mereka lumpuh total saat aliran listrik terputus.
”Listrik ini sudah jadi kebutuhan pokok buat usaha kami. Kalau mati mendadak dan bergilir seperti ini, produksi terhenti total. Pendapatan harian merosot tajam, padahal dapur harus tetap ngebul,” ujar salah satu pelaku usaha kecil di wilayah Takalar, Kamis (3/9/2026).
Sektor usaha yang paling terdampak mencakup usaha kuliner, penjahit, perbengkelan, hingga jasa percetakan dan binatu. Tanpa adanya kejelasan jadwal pemadaman yang pasti, para pelaku usaha kesulitan mengatur alur kerja dan menanggung kerugian akibat rusaknya bahan baku atau keterlambatan penyelesaian pesanan pelanggan.
Masyarakat dan asosiasi pengusaha kecil di Takalar mengimbau pihak penyedia layanan listrik untuk segera mengevaluasi kebijakan pemadaman bergilir tersebut. Mereka berharap PLN dapat memberikan solusi konkret serta transparansi informasi terkait penanganan gangguan, guna meminimalkan dampak ekonomi yang kian memberatkan rakyat kecil. (**)





























