Heboh di Galesong Utara, Sesosok Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai

TAKALAR |SNIPERTUNTAS.COM- Warga Galesong Utara digegerkan dengan penemuan sosok mayat perempuan mengapung di Sungai diwilayah desa Biringkassi kecamatan Galesong Utara kabupaten Takalar.Senin (09/03/2026).

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Rosi dg Bau, seorang perempuan berusia 58 tahun yang beralamat di Balang Balang Desa Romang Polong, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Mayat tersebut pertama kali dilihat oleh warga Desa Aeng Towa bernama Dg Beta. Saat itu, ia sedang mencari kepiting di sekitaran sungai sekitar pukul 11.00 WITA.

“Sementara mencari kepiting, saya melihat sosok mayat yang sedang mengapung di sungai,” ungkap Dg Beta.

Kepala Desa Biringkassi, H.Murdalin Dengta, membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah menerima laporan, pihak desa segera bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sebelumnya, telah beredar informasi di media sosial Facebook mengenai pencarian seorang perempuan bernama Rosi dg Bau yang juga menyertakan nomor kontak WhatsApp keluarga.

Berdasarkan informasi dari KTP yang ditemukan di dekat jenazah, Kepala Desa Biringkassi H. Murdalin Dengta segera menghubungi pemilik akun Facebook yang memposting informasi pencarian tersebut.

Tak lama kemudian, pihak keluarga korban datang ke lokasi dan memastikan bahwa mayat perempuan yang ditemukan tersebut adalah benar orang yang selama ini mereka cari.

Proses identifikasi kemudian dilanjutkan oleh Unit Identifikasi Polres Takalar untuk memastikan detail informasi dan penyebab kematian korban.

Pihak kepolisian sempat meminta agar mayat korban dilakukan autopsi di RS Bhayangkara untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti, namun permintaan tersebut ditolak oleh pihak keluarga.

Keluarga kemudian membuat pernyataan tertulis yang menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi, yang ditandatangani oleh saudara kandung korban dan disaksikan oleh dua anak kandungnya.

Setelah semua proses administrasi dan identifikasi selesai, Pemerintah Desa Biringkassi bersama Bhabinkamtibmas setempat melakukan koordinasi dengan pihak ambulans dan Basarnas untuk meminta kantong mayat guna pengangkutan jenazah.

“Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti hingga pukul 16.00 WITA, mayat korban akhirnya diberangkatkan menuju rumah duka untuk dimakamkan sesuai dengan adat dan agama yang dianut,” ujar Murdalin.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Galesong Utara IPDA Asrianto salam, SH. membenarkan penolakan autopsi tersebut.

“Iya, karena almarhumah ada gangguan kejiwaan,” kata Kanit Reskrim.

Pemerintah Desa Biringkassi juga turut menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Rosi dg Bau.

“Semoga almarhumah husnul khatimah dan diterima segala amal ibadahnya di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” imbuhnya.(*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List