TAKALAR | SNIPERTUNTAS.COM –Desa Parammata, Kecamatan Galesong, menggelar kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting pada tahun 2025. Acara ini dilaksanakan di balai desa pada Minggu (17/8/2025), dan dihadiri oleh Kepala Desa,perangkat desa,Binmas dan Babinsa, tenaga kesehatan, kader posyandu, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar.
Rembuk Stunting ini menjadi wadah untuk menyatukan komitmen berbagai pihak dalam mengatasi masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan bagi pembangunan sumber daya manusia. Kepala Desa Parammata H.Nursalam, SH dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat untuk melakukan langkah nyata dalam pencegahan stunting.
Dalam forum ini, dipaparkan data kondisi kesehatan balita dan ibu hamil di Desa Parammata, sekaligus mengidentifikasi faktor penyebab stunting yang ada di lapangan. Para peserta juga membahas strategi konvergensi program, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, penyediaan makanan bergizi, hingga edukasi pola asuh bagi keluarga.
Selain diskusi, rembuk ini juga menghasilkan rencana aksi desa yang akan dijalankan secara bertahap sepanjang tahun 2025. Program tersebut mencakup kegiatan rutin posyandu, pemberian makanan tambahan, pendampingan ibu hamil, hingga peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Semua langkah ini dirancang agar pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan optimal.
Dengan adanya rembuk stunting ini, masyarakat Desa Parammata diharapkan semakin sadar akan pentingnya peran bersama dalam menjaga tumbuh kembang anak. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengawal pelaksanaan program, sehingga target penurunan stunting di tahun 2025 dapat tercapai dengan baik,”Khususnya
Lp :Arif.Uj