GOWA| SNIPERTUNTAS.COM-Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Kasat Narkoba Polres Gowa IPTU Firman, S.H., M.H. hadiri Kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di PPTQ AL-Imam Ashim Makassar Kampus Putri Gowa,Jln. Macanda 2 Kelurahan Bontoramba Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Rabu ,21 Januari 2026.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Madrasah PPTQ AL-Imam Ashim, Mariani, M. Pd. I, Gr. Dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kesadaran terhadap bahaya narkoba bagi masa depan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Mariani M.Pd. I, Gr juga mengapresiasi kehadiran pihak kepolisian yang turut berperan aktif dalam memberikan pemahaman tentang dampak narkoba.
Selanjutnya, dilakukan paparan sosialisasi yang disampaikan oleh IPTU Firman, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba Polres Gowa.
” Materi yang disampaikan mencakup bahaya narkoba secara kesehatan, sosial, serta dampak hukum yang berlaku bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba”,Ujar Iptu Firman Kepada Awak Media.
Selain itu, Iptu Firman Juga memaparkan dan menyoroti jenis-jenis narkoba yang sering beredar dan dasar hukum tindak pidana narkoba khususnya bagi anak dan pelajar.
Di ketahui ,Sebanyak sekitar 50 orang peserta mengikuti sosialisasi ini, yang terdiri dari siswa-siswi dan beberapa tenaga pendidik PPTQ AL-Imam Ashim.
Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama pelaksanaan kegiatan, terlihat dari aktifnya partisipasi dalam sesi tanya jawab yang diadakan setelah paparan utama.
Sesi tanya jawab menjadi momen yang produktif, di mana peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan cara mengenali narkoba, upaya pencegahan yang dapat dilakukan, serta langkah hukum yang akan diambil jika menemukan kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
” Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi ini adalah agar para pelajar dapat memahami dan mengerti secara mendalam tentang jenis-jenis narkoba serta dasar hukum yang mengatur tindak pidana narkoba, khususnya bagi kalangan anak dan pelajar”,Jelas Iptu Firman.
Diharapkan dengan pemahaman yang baik ini, para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.(*)





















