TAKALAR|SNIPERTUNTAS.COM – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Takalar menyalurkan bantuan sembako kepada anak yatim dan pengurus Panti Asuhan Mega Mulia yang berada di Lingkungan Bontobaddo, Kelurahan Pannraannuangku, Kecamatan Polombangkeng Utara, Minggu (15/03/2026) sore.
Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Takalar, Hasdar Sikki, didampingi Sekretaris PWI Takalar Supahrin Tiro serta sejumlah pengurus lainnya. Mereka menyerahkan berbagai kebutuhan pokok kepada pengelola panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua PWI Takalar, Hasdar Sikki, mengatakan kegiatan berbagi ini merupakan wujud kepedulian para jurnalis kepada sesama, khususnya anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama pengurus PWI Takalar bisa menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan serta anak-anak di panti asuhan. Bantuan ini juga mendapat tambahan dari Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Takalar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa berbagai kebutuhan pokok seperti beras premium, telur, gula, mi instan, teh, kopi, hingga susu.
Menurut Hasdar, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong para pengurus PWI Takalar yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
“Ini adalah bentuk kebersamaan teman-teman pengurus PWI Takalar yang ingin berbagi dengan masyarakat kurang mampu serta anak-anak di panti asuhan,” tambahnya.
Sebelum mengunjungi Panti Asuhan Mega Mulia, rombongan PWI Takalar terlebih dahulu menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di Kelurahan Kallabbirang dan Kelurahan Mardekaya, Kecamatan Pattallassang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Mega Mulia, Hasia, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PWI Takalar.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pengurus PWI Takalar. Semoga seluruh pengurus selalu diberikan kesehatan serta dimudahkan segala urusannya,” ucapnya dengan penuh haru.
Hasia menambahkan bahwa saat ini Panti Asuhan Megah Mulia menampung 30 anak yatim dan warga kurang mampu yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, seperti Sinjai, Wajo, dan daerah lainnya.
Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat berarti dan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yang tinggal di panti asuhan tersebut.
Editor: Arif. Uj























