Karebana Sulsel
snipertuntas.com | portal online yang menyajikan beragam topik informasi yang berskala lokal, hingga nasional. Dengan komitmen untuk senantiasa menghadirkan berita-berita terupdate tajam terpercaya dan akurat.

Cinta Segitiga Berujung Maut, Warga Bulukumba Tewas di Ujung Badik

Share post:

BULUKUMBA, SniperTuntas.Com — Kasus Penganiayaan dengan motif perselingkuhan dengan istri orang yang mengakibatkan korban inisial (AH) berujung maut dengan luka tusukan 17 kali oleh pelaku inisial (IA) dengan menggunakan badik (pisau) di BTN Rindra 5, Dusun Borong Kalukue, Desa Taccorong, Kec. Gantarang, Kab. Bulukumba kamis tanggal 30 Maret 2023

Kronologis kejadian dari keterangan para saksi mengatakan bahwa sekitar pkl 18.10 Wita mengetahui ada hubungan asmara antara korban dengan istri pelaku, sehingga pelaku tanpa berpikir panjang dengan cepat mendatangi rumah korban dengan bawa badik (pisau) lalu pelaku mendapati korban didepan rumahnya kemudian dengan basa basi langsung melakukan penikaman terhadap korban sebanyak 17 kali tanpa perlawanan dari korban sehingga mengakibatkan korban tersungkur ditanah bersimbah darah.

“Sekitar pkl 19.00 Wita korban diselamatkan oleh warga setempat dan langsung dilarikan ke RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Jln. Srikaya, Kel. Caile, Kec. Ujung Bulu kemudian ditangani langsung oleh pegawai kesehatan RSUD Sulthan Daeng Radja Bulukumba, kemudian sekitar pkl 20.45 Wita korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang di alaminya.”ungkap dari para saksi.

Melalui Informasi pesan singkat lewat Whatshap, Kasatreskrim Polres Bulukumba AKP. Abustam menyampaikan bahwa saat ini, sudah dalam penangan pihak kepolisian Polres Bulukumba dan pelaku sudah menyerahkan diri, selanjutnya akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,”Ucap Kasatreskrim kepada awak media.

Mengenai pasal yang dapat dikenakan pelaku penganiayaan yaitu sengaja menyebabkan perasaan tidak enak, rasa sakit, atau luka maka Sanksi pidana bagi pelaku penganiayaan terdapat dalam Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”) diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Akan tetapi, apabila kematian korban memang menjadi tujuan awal dari si pelaku, maka pelakunya dapat dijerat dengan Pasal 338 (KUHP).“Barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.”(Red).

Lp ; (ADP) P R M G I

.

.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related articles

Dalam Rangka Hari Bumi Sedunia, Pj Bupati Takalar bersama Porkopimda Lakukan Penanaman Pohon

TAKALAR||SNIPER TUNTAS.COM- Dalam rangka Hari Bumi Sedunia Pj. Bupati Takalar di damping Pj. Ketua TP. PKK Kab. Takalar,...

Dr.H.Hengky Yasin Mendatangi Sekretariat DPC PKB Takalar Untuk Mengambil Formulir Cakada Takalar 2024

TAKALAR||SNIPER TUNTAS.COM- Dr.H.Hengky Yasin S.Sos.MM memastikan untuk maju sebagai bakal calon bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar,...

Cipta Kondisi, TNI-Polri Apel Gabungan dan Patroli Bersama Setiap Malam Minggu

TAKALAR|| SNIPER TUNTAS.COM -Dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Takalar, TNI-Polri rutin melaksanakan...

Buka Wisuda Santri TK/TPA LPPTKA DPK BKPRMI Kec. Pattallassang, Pj. Bupati Minta Persiapkan Generasi untuk Indonesia Emas 2045

TAKALAR|| SNIPER TUNTAS.COM- Pj. Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad,.M.Dev,.Plg membuka acara Haflah Musyahadah Wisuda Santri TK/TPA LPPTKA DPK...