Karebana Sulsel
snipertuntas.com | portal online yang menyajikan beragam topik informasi yang berskala lokal, hingga nasional. Dengan komitmen untuk senantiasa menghadirkan berita-berita terupdate tajam terpercaya dan akurat.

SPBU 74.901.08 Jalan Veteran Selatan Kota Makassar Tidak Memiliki Rasa Nasionalisme ; Bendera Merah Putih Lambang NKRI Sobek Berkibar di Depan SPBU

Share post:

MAKASSAR, SniperTuntas.Com– Pada saat awak media mengisi bahan bakar di salah satu SPBU Pertamina 74.901.08 jalan veteran selatan kota makassar. Sudah sejak lama para awak media melihat Lambang Negara Indonesia bendera Merah Putih berkibar di udara dalam keadaan sobek, Sabtu, 04/03/2023.

Awak Media yang melihat kondisi Salah satu lambang Negara Indonesia yang di kibarkan di depan Spbu 74.901.08 veteran selatan kota makassar, sangat menyayangkan dimana sama-sama kita ketahui bahwa seluruh SPBU di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara dalam hal ini pertamina region 7 yang berkantor di jalan garuda kota makassar sangatlah paham bagaimana menggunakan serta aturan dalam pemeliharaan Sang Saka Merah Putih ini, Sebagai Lambang Negara Indonesia (NKRI) karena mereka adalah usaha yang bergerak dibidang bahan bakar dan paham betul akan aturan UU.

Aturan tentang pengibaran bendera telah diatur dan ditetapkan oleh UU Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, yang didalamnya memuat sejumlah aturan terkait imbauan dan larangan pemasangan atau mengibarkan Bendera Negara Sang Saka Merah Putih dalam keadaan rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

Ditempat terpisah Sekjen Lembaga Anti Korupsi Nasional (LAKIN) Iksan Mapparenta mengatakan bahwa Aturan pemasangan dan pengibaran bendera merah putih yang benar sudah diatur oleh UUD Nomor 24 Tahun 2009. oleh karena itu, Spbu 74.901.08 veteran selatan dibawah naungan Pertamina region 7 jalan garuda Kota Makassar telah mencederai dan menyalahi aturan UUD dan dapat di Sanksi pidana terhadap mereka yang melanggar hal tersebut.

“Sanksinya pun jelas telah diatur yang bunyinya Bahwa Barang Siapa Dengan sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c; Dapat di Pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah),”ungkapnya.

Selain itu, Iksan Mapparenta menambahkan bahwa bagi setiap orang yang merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara Pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

“Semestinya Pemilik ataupun pengawas Spbu ini beserta jajarannya dalam hal ini petugas atau operator sudah paham itu, serta memperhatikan lambang negara tersebut, Bukan membiarkannya berkibar begitu saja dalam keadaan kusam dan sobek,”tambahnya.

Sampai berita ini di naikkan, Pemilik/pengelola Spbu 74.901.08 jalan veteran selatan Kota Makassar belum dapat di konfirmasi terkait hal tersebut(*).

Lp (ADP) P R M G I

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related articles

Tanamkan Kebersihan Sejak Dini, Koramil 1426-02/Polsel Ajak Siswa Bersihkan Halaman Sekolah

TAKALAR| SNIPER TUNTAS.COM - Salah satu cara tanamkan kebersihan sejak dini Personel Koramil 1426-02/Polsel Kodim 1426/Takalar mengajak para...

Libur Lebaran, Sat Samapta Polres Takalar Tingkatkan Patroli di Tempat Wisata

TAKALAR| SNIPER TUNTAS.COM - Dalam rangka menjaga Harkamtibmas di tengah situasi libur lebaran, Polres Takalar terus meningkatkan patroli...

Koramil 1426-01/Polut Kerja Bakti Bersama Masyarakat Membuat Saluran Air Dan Membuat Jalan Paving Blok

TAKALAR || SNIPER TUNTAS.COM - Mengantisipasi terjadinya banjir serta melancarkan akses jalan. Personel Koramil 1426-01/Polut Kodim 1426/Takalar mengajak...

5931 Warga Binaan di Sulawesi Selatan Terima Remisi Idul Fitri 1445H, 14 Langsung Bebas

MAKASSAR|| SNIPER TUNTAS.COM - Kepala Kantor Wilayĥah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan menyerahkan remisi hari raya Idul...