Gebrakan “Takalar Cepat”: Disdik Takalar Jadi Pionir Budaya Sekolah Aman di Sulsel

TAKALAR|SNIPERTUNTAS. COM- Belum genap sepekan menjabat, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Riyan Saputra, langsung tancap gas. Di bawah komando Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, Dinas Pendidikan (Disdik) Takalar resmi mencatatkan sejarah sebagai daerah pertama di Sulawesi Selatan yang menerbitkan Surat Keputusan (SK) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).

Kebijakan strategis ini menjadi bukti nyata semangat “Takalar Cepat” dalam merespons tantangan dunia pendidikan modern. SK BSAN hadir sebagai fondasi hukum untuk menciptakan ekosistem sekolah yang inklusif, kondusif, dan yang paling krusial—bebas dari praktik perundungan (bullying) serta kekerasan.

Langkah progresif ini tidak hanya menggema di tingkat regional, tetapi juga mendapat sorotan positif dari Pemerintah Pusat. Dalam agenda yang berlangsung di BBPMP pada Rabu (06/05/2026), perwakilan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), termasuk asisten menteri dan deputi kementerian, hadir memberikan apresiasi dan dukungan langsung terhadap inisiatif Takalar ini.

Kepala Dinas Pendidikan Takalar, Dody Riyan Saputra, menegaskan bahwa SK ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen besar Pemerintah Daerah dalam menjamin kebahagiaan siswa selama menuntut ilmu.

​”Alhamdulillah, Takalar resmi menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Selatan yang menerbitkan SK BSAN. Ini adalah wujud komitmen Bapak Bupati Daeng Manye untuk memastikan tidak ada lagi sekat ketakutan bagi anak didik kita. Kami ingin membangun sekolah yang menyenangkan, di mana setiap siswa merasa dilindungi dan didukung,” ujar Dody Riyan Saputra dalam keterangannya, Rabu (06/05).

Penerbitan SK BSAN ini diharapkan menjadi pemantik bagi daerah lain di Sulawesi Selatan. Fokus utama dari kebijakan ini meliputi:

Zero Bullying: Langkah preventif dan penanganan tegas terhadap perundungan.

Lingkungan Inklusif: Memastikan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak.

Suasana Belajar Menyenangkan: Mendorong kreativitas tanpa tekanan fisik maupun mental.

Dengan gerak cepat ini, Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Firdaus Daeng Manye mengirimkan pesan kuat: bahwa kualitas pendidikan dimulai dari rasa aman yang dirasakan oleh setiap anak di dalam kelas.

Lp:Arif.uj

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List