TAKALAR| SNIPERTUNTAS. COM – Kesigapan ditunjukkan oleh Mohammad Firdaus Daeng Manye dalam merespons musibah yang menimpa warga. Pada Kamis (14/5/2026) siang, ia turun langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan bagi para korban bencana angin puting beliung di Desa Sawakong, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar.
Kehadiran rombongan di Dusun Talaka La’bua disambut hangat oleh puluhan warga yang telah berkumpul sejak pagi. Meski suasana duka masih menyelimuti pasca-terjangan angin kencang, kehadiran jajaran pemerintah memberikan secercah harapan bagi warga terdampak.
Dalam kunjungan kemanusiaan ini, Daeng Manye tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh barisan perangkat daerah dan keamanan, di antaranya:
Arif Zaenal (Kepala BPBD Kabupaten Takalar)
Nurhidayat Abdullah (Camat Galesong Selatan)
Unsur Koramil dan Polsek setempat
Perangkat Desa Sawakong
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) serta perwakilan BNPB.
Daeng Manye menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah kesulitan masyarakat.
”Kami hadir untuk memastikan warga tidak sendirian menghadapi ujian ini. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang rumahnya mengalami kerusakan,” ungkapnya di sela-sela penyerahan bantuan.
Berdasarkan data di lapangan, tercatat sedikitnya enam rumah warga di Dusun Talaka La’bua mengalami kerusakan akibat amukan si jago merah di udara tersebut. Kerusakan bervariasi, mulai dari bagian atap yang terbang hingga kerusakan struktur bangunan lainnya.
Adapun bantuan yang disalurkan kali ini difokuskan pada paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat bagi keluarga korban. Selain bantuan materiil, kehadiran tim URC dan BPBD di lokasi juga bertujuan untuk melakukan asesmen lebih lanjut terkait langkah perbaikan infrastruktur yang diperlukan.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memberikan pelayanan yang responsif terhadap bencana. Koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan BNPB menjadi kunci utama dalam penanganan dampak bencana yang cepat dan tepat sasaran di wilayah Galesong Selatan.
Editor:Arif.uj























