Pembangunan Berujung Polusi, Warga Poros Galut Keluhkan Paparan Debu Jalan

TAKALAR| SNIPERTUNTAS.COM – Proyek pengerjaan jalan di poros Galesong Utara yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah kini tengah menjadi sorotan tajam. Meski menyajikan harapan akan akses transportasi yang lebih mulus di masa depan, aktivitas konstruksi saat ini justru menyisakan keluhan harian bagi warga setempat akibat paparan debu yang pekat.

Kamis (02/04/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa material tanah dan kerikil yang kering akibat cuaca, beterbangan setiap kali kendaraan melintas. Hal ini menyebabkan jarak pandang terganggu dan yang paling dikeluhkan adalah masuknya partikel debu ke dalam rumah-rumah warga hingga menyelimuti perabotan dan mengganggu pernapasan.

Bagi warga yang tinggal tepat di sisi jalan poros, rutinitas harian kini berubah menjadi perjuangan melawan debu. “Kami harus menyapu dan mengepel lantai berkali-kali dalam sehari, tapi debu tetap saja masuk. Sangat menyesakkan, apalagi bagi kami yang punya anak kecil dan lansia,” ujar salah seorang warga yang terdampak.

Tak hanya mengganggu kebersihan rumah, para pedagang di sepanjang jalur tersebut juga mulai merasakan dampaknya. Barang dagangan yang cepat kotor dan berkurangnya kenyamanan pembeli menjadi tantangan tambahan di tengah proses pembangunan yang sedang berjalan.

Warga berharap pihak pelaksana proyek dapat lebih intensif dalam melakukan penyiraman jalan secara berkala, terutama di jam-jam padat aktivitas dan saat matahari terik. Langkah preventif ini dinilai mampu menekan volume debu yang beterbangan sebelum pengerjaan aspal atau pengerasan permanen selesai dilakukan.

​“Kami sangat mendukung pembangunan ini karena untuk kepentingan bersama. Namun, kami mohon pihak kontraktor juga memperhatikan dampak lingkungannya agar aktivitas sehari-hari kami tidak terlalu terganggu,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan tindakan nyata di lapangan untuk meminimalisir polusi debu tersebut, sembari berharap pengerjaan jalan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan aspek kesehatan masyarakat sekitar.

Editor: Uj

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Pilihan

Category List