TAKALAR|SNIPERTUNTAS.COM- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Takalar kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada tidak tercantumnya UPT SDN 204 Inpres Balang dan SD Cura’-Cura’ dalam Surat Penetapan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Sementara 2 yang diterbitkan untuk wilayah layanan SPPG Takalar Polongbangkeng Selatan Bontokadatto.
Rabu 7/10/2026.
Ketiadaan nama kedua sekolah tersebut dalam daftar penerima manfaat sementara menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, orang tua siswa, maupun pemerhati pendidikan. Pasalnya, para siswa di kedua sekolah tersebut juga merupakan bagian dari sasaran program MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah.
Masyarakat berharap ada penjelasan yang transparan terkait dasar penetapan KPM sementara tersebut. Mereka mempertanyakan apakah terdapat kendala administratif, keterbatasan kuota, atau pertimbangan teknis lainnya yang menyebabkan SDN 204 Inpres Balang dan SD Cura’-Cura’ belum masuk dalam daftar penerima manfaat.
Saat dikonfirmasi, pihak SPPG Bontokadatto mengaku belum mengetahui secara pasti alasan tidak tercantumnya kedua sekolah tersebut dalam dokumen KPM sementara. “Saya tidak tahu, Pak. Surat itu kami terima dari BGN (Badan Gizi Nasional). Nanti akan kami koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Takalar, dan kemungkinan dua minggu ke depan program bisa kembali aktif,” ujar pihak SPPG Bontokadatto.
Pernyataan tersebut semakin memunculkan harapan agar ada penjelasan resmi dari instansi terkait, baik dari Badan Gizi Nasional maupun pihak yang berwenang dalam penetapan penerima manfaat. Transparansi dinilai penting agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai prinsip keadilan sesuai Harapan Presiden RI Prabowo Subianto , tepat sasaran, serta tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, Pihak Dinas Pendidikan sudah koordinasi melalui media whatsup dgn pihak terkait, namun enggan dijawab, masyarakat masih menunggu kejelasan mengenai status SDN 204 Inpres Balang dan SD Cura’-Cura’ dalam program MBG karna sudah 2 hari tidak dapat jatah makanan MBG dari SPPG Bontokadatto. Mereka berharap seluruh sekolah yang memenuhi kriteria dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan manfaat program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah tersebut.(**)


























