TAKALAR|SNIPERTUNTAS.COM- Pemerintah Kabupaten Takalar bergerak cepat menyelamatkan sektor pertanian produktif masyarakat. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, turun langsung ke tengah para petani tebu di Desa Barugaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Sabtu (13/9/2026).
Kehadiran sosok nomor satu di Takalar ini menjadi solusi atas kekhawatiran masyarakat. Melalui langkah taktis dan koordinasi lintas sektor bersama PTPN, Pemkab Takalar memfasilitasi percepatan penanganan panen hingga berhasil menyelamatkan 120 hektare lahan tebu warga yang sebelumnya terancam gagal panen.
Ancaman gagal panen di Desa Barugaya sempat memicu kecemasan para petani lokal karena kendala operasional teknis di lapangan. Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Mohammad Firdaus menegaskan bahwa keselamatan usaha tani warga adalah prioritas utama daerah.
”Petani adalah tulang punggung perekonomian Takalar. Kita tidak boleh membiarkan hasil kerja keras mereka sirna begitu saja. Sinergi dengan PTPN ini adalah wujud hadirnya pemerintah untuk memastikan hak-hak dan usaha petani tetap terlindungi serta memberi hasil optimal,” ujar Mohammad Firdaus di sela-sela kegiatannya mendampingi proses panen.
Kerja sama Pemkab Takalar dan PTPN memastikan alokasi armada serta pengelolaan panen berjalan secara optimal. Langkah ini meminimalkan risiko kerugian finansial yang membayangi para petani tebu di Barugaya.
Berkat intervensi cepat Pemkab Takalar, proses panen kini dapat diselesaikan tepat waktu. Para petani mengapresiasi kepekaan Bupati yang merespons masalah secara langsung tanpa birokrasi berbelit.
Penyelamatan 120 hektare lahan tebu ini menjadi komitmen Pemkab Takalar dalam mempertahankan ketahanan pangan lokal serta menjaga kestabilan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Editor:Uj





























