TAKALAR|SNIPERTUNTAS.COM- Tiga Pilar Desa Biringkassi, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, bersama tim Puskesmas Aeng Towa bergerak cepat menangani seorang warga dengan indikasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dilaporkan mengamuk di wilayah Dusun Tamanroya, Kamis (20/8/2026).
Warga tersebut diketahui bernama Majid. Setelah dilakukan penanganan awal dan pendampingan, pasien kemudian dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.
Dalam proses evakuasi, unsur tiga pilar Desa Biringkassi yang terdiri dari pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa bersama tenaga kesehatan Puskesmas Aeng Towa serta keluarga pasien turut melakukan pendampingan.
Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasien dapat ditangani secara aman sekaligus mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat.
Kepala Desa Biringkassi, Murdalin DengTa, mengatakan penanganan terhadap warga dengan indikasi gangguan jiwa membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak.
Menurutnya, keluarga dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada pasien agar dapat memperoleh penanganan yang tepat.
“Penanganan warga dengan indikasi gangguan kejiwaan membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kami berharap pasien dapat memperoleh perawatan terbaik sehingga kondisinya segera membaik,” ujar Murdalin.
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Biringkassi akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk membantu warga yang membutuhkan akses terhadap pelayanan kesehatan.
Sinergi antara pemerintah desa, Puskesmas Aeng Towa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan keluarga pasien menjadi bagian penting dalam memastikan proses evakuasi berjalan aman, lancar, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.
Murdalin berharap Majid segera mendapatkan penanganan medis yang optimal di RSKD Dadi Makassar sehingga kondisinya dapat membaik dan kembali beraktivitas bersama keluarga serta masyarakat.
“Semoga pasien segera mendapatkan penanganan terbaik dan dapat kembali sehat serta beraktivitas seperti sediakala,” pungkasnya.(***)






























